Pendakian Gunung Merbabu Berikut Tips dan Saran Sebelum Pendakian


Pendakian gunung Merbabu selalu bisa membuat kesan tersendiri bagi para pendakinya, hal inilah yang menjadikan gunung ini menjadi salah satu gunung favorit bagi para pendaki, selain karena aksesnya yang mudah dituju juga sepanjang jalur perjalanannya kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah.

Untuk mendaki gunung Merbabu kita bisa melalui 5 jalur yaitu :
1. Jalur Selo (Boyolali)
2. Jalur Wekas (Magelang)
3. Jalur Cunthel (Magelang)
4. Jalur Thekelan (Magelang)
5. Jalur Swanting (Magelang, jalur baru)

Dan untuk kali ini saya ingin membahas tentang jalur Selo, karena jalur ini dinilai paling mudah diakses dan paling populer, pemandangannya juga lebih indah.

Untuk menuju basecamp pendaki Gunung Merbabu via Selo kita harus naik bus jurusan Magelang-Boyolali kemudian turun di Polres Selo. Setelah turun dari Selo perjalanan dilanjutkan dengan naik ojek, karena tidak ada lagi angkutan yang menuju basecamp, jika ingin menghemat bisa juga dengan jalan kaki tetapi sedikit menguras tenaga.

Berfoto ria di depan basecamp

Setelah perjalanan naik ojek selama kurang lebih 15 menit dengan jarak 3km, sampailah kita di basecamp gunung Merbabu, lokasinya tepat sebelum gapura gerbang pendakian. Ada papan penujuk di depan basecamp sehingga para pendaki bisa dengan mudah menemukannya.

Suasana sekitar basecamp

Setelah sampai di basecamp kita dapat melakukan registrasi dengan tarif Rp 15.000 per orang. Jika menitipkan motor dikenai biaya Rp 5000 per motor. Untuk registrasi cukup menggunakan KTP, SIM, atau kartu identifikasi lain, sebagai pendataan. Untuk batasan jumlah pendaki, gunung Merbabu tidak diberlakukan sistem kuota, jadi pendaki tidak usah repot-repot mendaftar jauh-jauh hari terlebih dahulu. Cukup datang dengan membawa kartu identitas saja.
Kecuali jika ada sesuatu hal yang bersifat darurat, seperti cuaca yang ekstrim, kebakaran hutan, terjadi longsor di jalur pendakian, DLL. maka kemungkinan pendakian ditutup.

Gerbang pendakian gn. Merbabu

Jalur awal pendakian masih rimbun, menerobos hutan

Dari basecamp perjalanan dimulai dengan melewati gerbang pendakian Gunung Merbabu jalur Selo. Setelah itu kita akan berjalan di tengah hutan pinus yang biasanya digunakan sebagai camping ground. Dari sini jalur pendakian masih terbilang cukup landai dan jelas karena sepanjang jalan menuju Pos 1 terdapat banyak petunjuk arah yang bisa menuntun kita. Untuk menuju Pos 1 diperlukan waktu sekitar 1 jam perjalanan.

Pos 1 sendiri berupa sebidang tanah yang bisa kita gunakan untuk mendirikan beberapa buah tenda saja. Pos ini terletak di tengah hutan sehingga pemandangan terhalang oleh pohon-pohon. Di pos 1 juga tidak ada bangunan atau shelter yang bisa kita buat berteduh ketika hujan, selain itu juga tidak ada sumber mata air disini.

Batik Binzah di pos 1

Jalur di pos 1 masih terasa adem

Selepas Pos 1 menuju Pos 2 perjalanan dimulai dengan jalur yang masih landai yang membentang di tengah hutan tropis yang udaranya sejuk. Di tengah perjalanan kita akan menemukan pos bayangan. Sebelum pos bayangan ada tanjakan yang cukup terjal dan ini adalah trek terberat selama perjalanan menuju Pos 2. Diperlukan waktu sekitar 45 - 60 menit perjalanan untuk sampai di Pos 2.
Kondisi Pos 2 hampir sama dengan Pos 1 hanya berupa sebidang tanah tanpa adanya shelter. Pos ini juga berada di tengah hutan jadi masih tidak ada pemandangan yang bisa dilihat.

Suasana di pos 2

Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Pos 3 yang kali ini jalur pendakian sudah mulai terbuka dan sudah mulai sedikit menanjak. Disini kita sudah bisa menyaksikan pemandangan lembah pegunungan dan bunga edelweiss yang tumbuh di lereng gunung. Untuk sampai di Pos 3 diperlukan waktu sekitar 30 - 45 menit.
Pos 3 ini berupa tanah datar yang cukup luas. Di pos ini pendaki bisa mendirikan banyak tenda. Disini medannya terbuka sehingga angin akan berhembus kencang karena tidak adanya pohon. Pemandangan di Pos 3 ini sangat indah dengan view Gunung Merapi yang mulai terlihat dengan jelas, nampak berdiri dengan gagah.

Edelweis dengan background gn. Merapi
Jalur pendakian semakin gersang

Untuk menuju Pos 4 kita harus melewati jalur yang bisa dibilang paling terjal sepanjang pendakian via Selo. Jalur yang dilewati berupa tanah merah yang sangat berdebu ketika musim kemarau dan akan sangat licin ketika hujan. Banyak percabangan di sepanjang jalan, tapi semua kan kembali mejadi satu sebelum tiba di Pos 4. Sebelum Pos 4 kita akan melewati sebuah tanah lapang yang bisa kita gunakan untuk mendirikan tenda. Pemandangan sepanjang perjalanan sangatlah indah dengan pemandangan padang savana yang membentang luas. Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di Pos 4.

Jalur terjal dengan vegetasi terbuka

Keadaan jalur yg gersang, tidak ada tempat untuk meneduh dari sengatan matahari

Pos 4 sering disebut Sabana 1 karena memang pos 4 terletak di pinggir sabana yang luas dan indah. Di pos 4 juga tidak ada shelter untuk berteduh. Biasanya para pendaki mendirikan tenda di dekat pohon untuk melindungi dari terpaan angin yang berhembus kencang.

Sabana 1 penuh dengan tenda yang warna-warni

Jalur makin terjal, kalo kemarau berdebu tp kalo penghujan licin


Kartini gunung

Selepas pos 4 perjalanan dilanjutkan menuju Pos 5 atau banyak yang menyebutnya Sabana 2. Di sepanjang perjalanan kita akan melewati pemandangan yang menawan dan akan terlihat sabana 1 yang begitu indah jika dilihat dari tempat yang lebih tinggi. Kita harus melintasi padang yang terbuka dengan waktu sekitar 30 menit untuk sampai di Pos 5.

Padang Sabana yang luas

Jalur yang terjal namun pemandangannya luar biasa

Pos 5 letaknya berada di pinggir sebuah sabana. Di Pos 5 biasanya para pendaki mendirikan tenda untuk menginap sebelum dini hari melanjutkan perjalan ke puncak.
Sepanjang perjalanan menuju puncak kita akan menemukan banyak bunga edelweiss yang sangat indah. Jalur yang dilalui terus menanjak hingga sampai ke puncak. Jalur berada di area yang terbuka sehingga kabut dan angin langsung menerjang kita. Untuk sampai di puncak membutukan waktu sekitar 1 jam.

Sabana 2

Menggapai puncak

Puncak Kenteng Songo adalah puncak paling tinggi diantara 7 puncak di Gunung Merbabu. Dari sini kita dapat melihat Gunung Merapi yang berdiri dengan gagah di sebelah selatan.

Gn. Merapi terlihat dari puncak Kenteng Songo

BenderaBatik Binzah berkibar di puncak Merbabu

Salah satu anggota tim Batik Binzah yg alay, hahaa...

Suasana puncak Kenteng Songo

NarsiZz dulu

Perjalanan turun kita akan disuguhi pemandangan yang indah, nampak gn. Merapi terlihat jelas


Tips dan saran sebelum pendakian:
* Gunung Merbabu termasuk gunung dengan kondisi medan terbuka, artinya sepanjang pendakian jarang ditemui hutan yang lebat, sebagian besar padang sabana, jadi untuk menghindari sengatan terik matahari, membawa krim sunblock hukumnya wajib, pakai pakaian yang tertutup, topi rimba dan jangan lupa bawa payung lipat.
* Cuacanya cukup ekstrim, jika siang terasa sangat panas, tetapi jika malam sangat dingin, antisipasi dengan sleeping bag, pakaian hangat. Agar wajah dan hidung tidak pecah dan mengelupas sebaiknya oleskan lotion pelembab dan lindungi hidung dengan kapas yang ditempel dengan plester, jangan pakai salonplas.
* Jalur sabana biasanya banyak percabangan dan banyak bekas aliran air hujan yang mirip dengan jalur, hal ini sangat mudah menyesatkan pendaki, jadi sebaiknya perjalanan dilakukan siang hari, kecuali jika musim pendakian atau jalur ramai.
* Perjalanan ke puncak membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam, jadi untuk menghindari terik matahari sebaiknya start mendaki sekitar pukul 13.00wib (sehabis dzuhur), dengan asumsi menjelang maghrib sudah bisa membuka tenda di pos 5, dan besoknya melanjutkan pendakian lagi sekitar pukul 03.30wib dini hari, agar bisa melihat Sunrise di puncak.
* Di puncak banyak terdapat kera-kera liar, sebaiknya hati-hati dan jangan biasakan memberi makanan pada mereka, agar tidak terbiasa makan makanan manusia.
* Untuk logistik bisa berbelanja di pasar Selo. Karena disini sangat lengkap mulai dari pasar tradisional, minimarket, ATM, warung makan dan juga kantor polisi.
* Untuk air sebaiknya bawa dari basecamp, karena disepanjang jalur tidak ditemui mata air.
* Jangan lupa sampah dibawa turun

Selamat mendaki, salam rimba salam lestari...
=====================================


BACA JUGA:

*****

Thanks for reading & sharing Ahmad Pajali Binzah

Previous
« Prev Post

159 comments:

  1. Thanx gan infonya...

    ReplyDelete
  2. Sepengetahuan ane, gunung Merbabu buka trs bro, kecuali ada hal2 yg sifatnya darurat seperti kebakaran hutan, longsor, cuaca ekstrim dll...
    Jadi InsyaAllah aman bro...

    ReplyDelete
  3. Klo untuk pemula yg aman lewat jalur mana ya gan..??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paling aman jalur Selo bro, selain akses transport tasinya yg mudah dan juga dekat dengan pasar Selo, jadi logustik mudah didapat...
      Untuk jalur, Selo juga paling safety karena cenderung melewati punggungan lebar, berbeda dengan jalur lain yg cenderung terjal dan melewati jembatan setan...
      Tapi kekutangannya jalur Selo cenderung mudah menyesatkan karena kebanyakan melewati punggungan lebar otomatis banyak jalur2 potongan...
      Gitu aja bro sepengetahuan ane...

      Delete
  4. min kalo ada jalur2 bercabang gitu apa tetap ketemu jalur utamanya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut pengalaman pendakian saya, jalur percabangan menuju puncak relatif aman, pasti bertemu di titik yg sama (jalur utama).
      Tapi untuk perjalanan turun sebaiknya hati2 dan tetap konsentrasi, coz saya pernah tersesat karena tdk sadar mengikuti jakur air. Tapi itu kalau mendaki dimusim ramai, insya'Allah aman, coz bnyk pendaki yg lalu lalang...
      Ini hanya pengalaman saya aja, semoga bermanfaat...

      Delete
  5. Kira kira jembatan setan sekarang udah ada pengaman atau belum bang ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo 2016 ini ane kurang tau pasti, tapi beberapa waktu yg lalu ane pernah lewat sana belum ada prngamannya...
      Tapi walaupun gak ada pengaman tapi sebenernya masih safety dan tidak begitu membahayakan, selagi kita tetep konsentrasi... justru kita mempunyai tentangan tersenderi saat melewatinya...

      Delete
  6. Min rencana sabtu ini tgl 23 januari saya mau ke merbabu via selo. Akses transportasi dari stasiun tawang gampang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo bus dari Semarang bnyk bro...
      Tapi kalo dari stasiunnya saya kurang tau coz kmrn perjalanan ane dari Pekalongan via terminal... tp yg jelas akses dari Semarang sangat mudah... mksh semoga membantu...

      Delete
  7. Bro rencana aku dan teman2 tgl 24-25 lewat jalur selo. dan klo musim hujan begini apa yg perlu dibersiapkan? Bismillah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut ane ygpaling vital jas hujan dan perlengkapan tdr yg hangat...
      Dan jangan lupa cariel dilapisi trasback/kantong plastik besar agar saat hujan pakaian ganti dan alat2 gadged seperti hp dan kamera aman...
      Usahakan memakai sepatu trecking, coz jalur cenderung licin...
      Waktu mendaki jangan menggunakan cln jeans atau baju tebal, coz saat hujan tidak terasa berat dan cepat kering dan kaki tidak lecet karena jeans jika basah cenderung mempunyai gesekan dan tekanan yg tinggi jika dipakai...
      Mungkin itu , walau sebenernya masih bnyk lagi hal2 yg mungkin sepele tapi dapat mengurangi kenyamanan saat mendaki...
      Semoga bermanfaat... mksh...

      Delete
  8. Bulan yang pas buat naek ke Merbabu tuh kapan ya min? Ini mimin pendakiannya bulan apa ya, kayanya cuacanya bagus difoto.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu kami pendakiannya awal Juli, untuk mendaki dengan view bagus sii memang harusnya diawal musim kemarau antara Juni-Juli-Agustus, selain sunrise dan cuacanya yg cerah untuk dokumentasi (foto) juga bulan-bulan itu bunga edelweis sedang mekar2nya, jadi kita bisa menikmati pemandangan yg bagus dan bisa menikmati harum edelweis yg khas...
      Cuma resikonya cuaca panas dan berdebu...

      Tapi untuk mendaki gunung2 gersang seperti Merbabu ada baiknya dimusim penghujan, lebih sejuk... karena dulu untuk pendakian Merbabu pertama kali dimusim penghujan, suasana sangat segar dan menyenangkan..
      Semoba bermanfaat...

      Delete
  9. numpang nanya mas, kan itu naiknya dari jalur selo. trus turunnya lewat jalur mana mas ?

    ReplyDelete
  10. Waktu oendakian yg pertama saya naik via Wekas turun via Selo, tapi untuk pendakian kali ini kami naik dan turun via Selo, coz mau langsung nendaki ke Merapu ..

    ReplyDelete
  11. untuk yang pertama kali ke merbabu lewat selo jalurnya banyak yang menipu gak mas? atau mudah tinggal ikutin petunjuk arah? atau jalur mana yang sering buat org salah jalan yang dr selo. trimakasih.

    ReplyDelete
  12. Jalur Selo untuk naik cenderung aman...
    Tapi kalo turun sering membingungkan...
    Harus pandai-pandai membedakan jalur pendakian dengan jalur air...
    Tapi kalo mendaki dimusim rame sii aman bro...

    ReplyDelete
  13. Naik merbabu mendingan tgl 5 mei atau pas lebaran ya? Dengan asumsi cari ramai biar ga tersesat krn belom pernah ke merbabu. Kira2 jalur turun yg membingungkan/menyesatkan itu di area mana saja ya?
    tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupz, makin ramai tentu makin meminimalisir resiko, walau efeknya jadi ngantri dan serasa kurang asyik karena terlalu ramai... hehhee...

      Untuk jalur yg membingungkan biasanya saat turun setelah melewati pos sabana 2...
      Tapi selagi perbekalan cukup, insya'Allah tersesat di Merbabu cenderung aman, coz medannya yg terbuka memudahkan survivor untuk menerjang mengambil jalur menuruni lereng...
      Kalaupun ada yg (maaf) meninggal, biasanya dikarenakan kedinginan dan kekurangan air dan makanan...

      Berbeda jika kita tersesat di gunung dg hutan yg masih lebat, tentunya akan mempunyai resiko yg lebih tinggi...
      Salam lestari, tetap safety first...
      Semoga bermanfaat...

      Delete
  14. Sip, makasih jawabannya mas.
    Ada pertanyaan lagi nih, rata2 suhu paling dingin di merbabu sekitaran berapa derajat ya baik di musim hujan atau kemarau? Soalnya baru ganti tenda yg inner nya full mesh, jadi untuk bayangan aja, biar bisa lebih prepare.

    Untuk bulan Mei apa cuaca sudah bagus untuk mendaki merbabu?

    terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk suhu disana ane kurang tau persis coz setiap mendaki gak pernah bawa thermometer, tapi jika dilihat dari ketibggian dan vegetasinya, gunung Merbabu mempunyai suhu yg cenderung lbh dingin dan anginnya sangat kencang dibanding gunung yg hutannya masih lebat...

      Untuk pendakian bulan mei insya'Allah cuacanya sudah bagus, coz bulan itu sudah mulai memasuki musim kemarau... :)

      Delete
  15. Amin, semoga mei ini cuaca nya bagus.
    terimakasih info nya. :)

    ReplyDelete
  16. Ane ada rencana naik nih bulan maret via selo, ada yang punya info atau contact person untuk carter mobil dari terminal boyolali? ane dari semarang nih jalannya. thanks before

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ahmad fadlan...klo ente rencana naek maret ini bareng aja ma rombongan ane, ane n team start 27maret dr jakarta, kmngkinan 28 pagi ane dah start nanjak (klo ga ada halangan)

      Delete
  17. Salam, saya dari kalimantan rencana nya Awal maret pengen ke merapi sama merbabu boleh minta kontak person guide / kawan yg mungkin bisa bareng om?

    ReplyDelete
  18. Waduh maaf, untuk carter atau kontak person ane kurang paham, katena waktu itu perjalanan via tranportasi umum (bus) dan tanpa carter pun kendaraan angkutan umum mudah ditemui...

    Mungkin untuk Muhamad Fathy dan Ahmad Fadlan solusinya saling kontek2an saja buat yg mau mendaki bulan Maret ini, biar bisa barengan...
    Mksh...

    ReplyDelete
  19. Mas saya dari Kalsel, rencana saya juga mau ke Merbabu dan Merapi. kira-kira apakah Akhir April tepatnya di tanggal 26 April 2016 merupakan musim ramai dan bagus cuacanya...karena seumur-umur belum pernah naik gunung dan takut kesasar, jika pas ramai kan kemungkinan kesasar lebih rendah. Atau jika ada agan-agan sekalian yg kebetulan jadwalnya sama tanggal segitu kita bisa join an... terima kasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya'Allah gunung2 di Jawa selalu ramai, apalagi mulai masuk musim kemarau dijamin pasti banyak barengan di jalur pendakian, apalagi kalo pas hari libur...
      Kalau musim penghujan seperti ini (mungkin sebulan kedepan), memang banyak jalur2 yabg ditutup oleh pengelola secara resmi... sebaiknya ditunda dulu, kemungkinan bulan maret sudah kondusif cuacanya...

      Buat agan Hermiadi, sebaiknya cantumkan nomor tlpn yg bisa dihubungi, siapa tau aja ada pembaca artikel ini yang kebetulan butuh kawan untuk barengan...

      Delete
    2. Ok Mas Ahmad, berarti akhir April 2016 kemungkinan sudah OK cuacanya, terima kasih banyak Mas atas pencerahannya...dan bagi yang ingin join bisa komunikasi dengan saya via WA di 081348802388...terima kasih...

      Delete
  20. Kl dr jakarta ada bus yang langsung turun magelang ga ya? mohon info bagi yang tahu. insya Alloh maret akhir mau ke merbabu.. mksh sblmnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kaya'nya ada, bus Jakarta-Solo. Tapi itu lewatnya Boyolali, tapi dari Boyolali angkutan banyak kok ke basecamp Selo.
      Tapi yg busnya banyak dan lebih mudah ditemui ya Jakarta semarang, trs dari demarang lanjut lagi ke Magelang atau jurusan Boyolali...
      Coz pengalaman saya ini via terminal Semarang, busnya banyak gak perlu nunggu lama... hehhee...
      Semoga membantu, salam lestari...

      Delete
  21. Merbabu merupakan salah satu gunung favorit bagi pendakian yang terletak di Jawa Tengah. untuk melakukan pendakian memang membutuhkan tips agar pendakian tetap aman. Info yang membantu mengenai pendakian Gunung Merbaby dengan Tips dan Saran

    ReplyDelete
  22. Selamat malam mas, saya ingin bertanya, cuaca akhir maret buat pendakian merbabu gmn ya? Soalnya pengalaman teman saya, abis pendakian ke sumbing hujan petir mas selama pendakian. Sekian terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau melihat dari siklus cuaca, seharusnya puncak musim penghujan itu terjadi pada bulan Januari...
      Tetapi karena terjadi kemarau panjang, jadi siklus jadi mundur...
      Dan tahun ini puncak musim hujan malah terjadi pada akhir Februari dan awal Maret...

      Tapi Insya'Allah akhir maret intensitasnya sudah berkurang walau kemungkinan masih terus diguyur hujan...

      Dan menurut saya pribadi, mendaki Merbabu disaat musim penghujan ada nilai plus tersendiri, seperti yg sudah saya ulas diatas...
      Asal jangan terlalu extrim cuacanya...

      Delete
  23. Mendaki memang menyenangkan, bagi kamu yang masih pemula, ini dia perlengkapan naik gunung yang harus dipersiapkan.

    ReplyDelete
  24. Kalau pengen liat sunrise di puncak, baiknya ngecamp dimana? Rencana pengen lewat wekas turun di selo, and aq bawa anak usia 3 thn.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut pengalamanku sii kalau mengajak anak kecil sebaiknya naik dan turun via Selo aja mbak...
      Selain lebih savety jalur tersebut lebih ramai dan mudah diakses...

      Kalau via Wekas jalurnya cenderung lebih ekstrim untuk mengajak anak kecil apalagi saat melewati Jembatan Setan, dan mendekati puncak pun jalurnya jg sangat extrim...

      Untuk tempat ngecamp paling tepat agar dapat sunrise kalau dari jalur Wekas, setelah melewati Jembatan Setan disepanjang jalur itu banyak titik yg bisa untuk mendirikan tenda (walau tempatnya sangat sempit).
      Tapi menurut pengalamanku dulu, pagi2 bangun beresin tenda sampai puncak tetap keburu siang... coz kita harus bawa keril karena turun mau via Selo (mau ditinggal males bolak-baliknya) dan keril harus dibawa trs karena kita mau menyeberangi gunung...
      Berbeda kalau naik-turun via Selo, tenda bisa ditinggal dan Kita naik cuma bawa badan, lebih simpel...
      Hehhee...
      Semoga membantu, mksh... :)

      Delete
    2. Oh gt yah, mantab sekali, thanks bgt infonya. Berarti transport dr stasiun kutuarjo ke selo naek apa?

      Delete
  25. Pendakian jalur wekas gimana min? Yang perlu diwaspadai areal mana aja? Coz tgl 14-15 aprilmau mendaki. Terus kita butuh guide nggak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jalur utara cebderung melewati punggungan tipis, yg perlu diwaspadai di Jembatan Setan aja, tapi itu juga gak terlalu extrime...
      Dimusim penghujan jalur Wekas masih ada mata air...
      Untuk guide ane rasa gak perlu coz jalurnya sudah jelas...

      Delete
  26. Kalo dari jakarta, kira-kira biaya perjalanannya berapa gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk perjalanan ane kemaren dari kota Pekalongan, jadi lebih murah, tapi kalau dari Jakarta mungkin bisa naik bus jurusan jakarta Boyolali biasanya tarif 140ribuan....
      Dari terminal Boyolali ke Selo sekitar 15rb, kalo dari pasar Selo ke basecamp biar menghemat energi bisa naik ojek dengan tarif biasanya 20rb. Kalo rame2 bisa carter mobil pickup biasanya kena 15ribuan...
      Semoga membantu...

      Delete
  27. Mas kalo turun dari puncak kenteng songo kira2 sampe basecamp selo berapa jam ya?makasiihh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung kondisi fisik dan team...
      Kalau berdua atau bertiga dan semuanya fit mungkin memakan waktu gak nyampai 4 jam, tapi berhubung perjalanan kami kemaren rombongan dan ada pendaki perempuannya, jadi perjalanan agak lambat...
      Semoga bermanfaat, makasih...

      Delete
  28. bang tentang perizinan gmna ketika mau masuk ?. apakah harus menggunakan simaksi ?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan kuatir bro, gunung2 di Jawa khususnya Jawa Tengah cukup datang langsung, ngurus perizinan di basecamp setempat dengan membayar restribusi...

      Setau saya cuma Semeru dan Gunung Gede saja yang kudu booking simaksi terlebih dahulu, yg lain aman...

      Walau pun saat ini beberapa gunung sudah memperketat peraturan terutama masalah kuota, penutupan jalur pendakian untuk penghijauan, denda sampah, dan larangan ke Puncak (khusus Merapi)
      Tapi masalah perizinan cukup datang langsung saja...
      Untuk masalah penutupan, hindari mendaki di bulan Januari, Februari, Maret...
      Untuk masalah pembatasan kuota, selama ini jarang terjadi jauh2 datang sampai basecamp tapi pendakian ditutup karena kuota berlebih, tapi untuk mengantisipasinya hindari mendaki di long weekend, kalaupun long weekend sebaiknya datang lebih awal...

      Tapi untuk Merbabu ini, Insya'Allah aman dari peraturan itu semua, coz masih dikelola oleh warga setempat di basecamp pendakian... kalaupun ada penutupan pasti dikarenakan ada sesuatu yg urgent seperti kebakaran hutan, jalur longsor atau cuaca extrim...
      tetep savety first, jangan lupa bawa turun sampahnya dan salam lestari...

      Delete
  29. Yang mau ndaki di merapi merbabu habis lebaran.. Bisa minta kontak person biar bisa barengan
    Ni pin ku 5F125CA3

    ReplyDelete
    Replies
    1. ai juga mau ke merbabu habis lebaran, 7ECAA1FA.. rencana lewat jalur selo,,

      Delete
  30. Rencana mau naek via selo tgl 28 - 29 Mei, cuma berdua sama ibu negara nih apakah aman yaa gan ??
    Sekalian nyari barengan yuu yg mau ngetrek selow . .

    ReplyDelete
  31. Kemarin awal Mei 2016 malah batal ke Merbabu karena teman saya gak jadi balik ke Jogja cuti kemarin, padahal ngebet mau kesana...Semoga cuti akan datang kesampaian. Jika berkenan aga dan aganwati silakan berkunjung ke blog saya, usianya baru beberapa hari di imeher.blogspot.co.id maaf jika tulisnnya kacau, baru belajar menulis hehe..

    ReplyDelete
  32. Mas, kalo dari Stasiun Poncol ke basecamp Selo brp lama ya waktunya? Mohon responnya, terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau dari Semarang ke Selo kurang lebih memakan waktu sekitar 3jam...

      Delete
  33. mas kalo malam di atas jam7/8 transport balik dari bc selo ke boyolali ada ndak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terakhir kesana beberapa bulan yg lalu, dari Malioboro ke Selo naik motor jam 8an malam, sepanjang jalur menuju Selo tidak berpapasan dengan bus angkutan umum, kaya'nya kalo dah malem gak ada angkutan umum Magelang - Selo, tapi kalo dari arah Boyolali saya kurang tau... disana jam 9 juga sudah berasa sepi...

      Untuk menghindari tdk ada nya angkutan sebaiknya sampai Boyolali usahakan di planing sebelum jam 5 sore...

      Delete
  34. rencana tgl 11 juli setelah lebaran kesana bareng partner berdua kesana, klo naik kereta lebih dekat ke tawang / poncol yah bro untuk menuju selo? dan klo kita ga pake carter mobil kira2 msti naik brp kali angkutan yah?? bagi pencerahan bro..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena perjalanan kami kemaren dari Pekalongan, jadi kami menggunakan bus menuju Semarang...

      Tapi menurut saya pribadi lebih dekat ke stasiun Poncol, walau sebenernya sama saja, coz dari setasiun kita harus menuju terminal bus Turboyo Semarang dulu, gak bisa dari stasiun langsung ke Boyolali,
      Jadi intinya sama harus naik angkot lagi ke terminal Semarang.

      Dari terminal Semarang kita harus naik bus jurusan Solo, turun di kota Boyolali diteruskan naik bus kecil ke Selo lalu dati kecamatan Selo naik ojek ke basecamp. Atau bisa juga carter mobil pick-up dari Boyolali langsung ke basrcamp, selain lebih praktis kalau rombongan relatif lebih murah...
      Kalau berdua biasanya di Boyolali banyak yg bisa diajak patungan untuk carter pick-up...
      Semoga membantu...

      Delete
  35. Min klo yg belum punya ktp? Cuman ada kartu pelajar bisa gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jngn kuatir bro, yg penting tanda pengenal..
      Anak balita saja bisa mendaki bro...
      Yang terpenting kesiapannya baik fisik, mental, pengetahuan maupun perbekalan...

      Delete
  36. min, saya dari Aceh, rencana mau naik habis lebaran, mungkin ada kawan2 yang mau bareng ini WA saya 085260774772

    ReplyDelete
  37. ane rencana naek tanggal 24 juli via selo nih,,sapa tau ada yg pengen gabung/bersedia buat beri barengan..kontak 5769668e

    ReplyDelete
  38. mas, mau tanya di basecamp nya ada tempat sewa tenda tidak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh saya kurang merhatiin tuh tentang rental alat2 outdoor...
      Kalau di gn. Prau waktu kesana saya perhatiin ada, tapi sekarang ini kebanyakan di bc pendakian pasti ada...
      Untuk lebih pastinya silahkan hubungi nomor basecamp Selo nya langsung di nomor ini: 085728659968

      Delete
  39. rencana naik tanggal 24 Juni 2016, yg berminat bareng contact line saya matthewmarcell atau non.hp 081286525767

    ReplyDelete
  40. makasih infonya Min...sangat membantu

    ReplyDelete
  41. Selamat pagi sobat, infonya bagus, kira2 saat dsana ada signal hp tidak?

    ReplyDelete
  42. Assalamualaikum para sahabat rimba
    Saya Nana Ariadi, dari Kabupaten Karawang,Jabar
    Saya dn kawan saya (Sarma) insya allah akan mendaki Merbabu tgl 13 Juli 2016 via Selo. Barangkali dari kalian ada yang ingin bareng hiking dengan saya, saya sangat berterimakasih. Sebab saya hanya ber 2 dari karawang dan kami masih amatiran.
    Terimakasih kalian semua dan terimakasih untuk Mas Ahmad Pajali Binzah

    Wassalamualaikum

    ReplyDelete
  43. Besok selasa ane dari semarang mau ndaki merbabu nih. Add line aja kalau mau bareng id aldindito

    ReplyDelete
  44. kak, kalo mau pendakian ke merbabu bulan oktober nanti, safety gak yaa? udah masuk musim hujan soalnya dan viewnya kira kira gimana yaa kak? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo menurut perkiraan saya, bulan oktober belum memasuki musim penghujan ekstrim...

      Karena siklus musim sekarang cenderung mundur, biasanya bulan agustus puncak2nya musim kemarau, tapi sekarang sudah pertengahan Juli masih sering hujan, bahakan skrg di daerah saya Pekalongan masih sering diguyur hujan terus...
      Otomatis bulan agustus baru memasuki musim kemarau, bahkan kemungkinan masih terjadi hujan...

      Intuk view bulan Oktober insya Allah aman, bahkan masih cerah2nya, apalagi untuk sunrise...
      Semoga membantu, selamat bertualang...!!!

      Delete
  45. 16 agustus merbabu im coming yeaaayyyyy !!!

    ReplyDelete
  46. Gan.kalo dari solojebres kita kemana dulu ya biar sampe ke terminal boyolali?

    ReplyDelete
  47. ada yang 17 san di gunung merbabu via selo ga yah?

    ReplyDelete
  48. Ane mo naek merbabu 29 juli ini dari jakarta timur via selo..klo ada yg mau bareng bisa contact 570D743B

    ReplyDelete
  49. Wah blognya informatif banget Kak .. Aku pengen banget ke merbabu via selo tapi belum kesampeaan sampe sekarang nih ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanx sudah mampir di blog saya.. :)
      Semoga saja lekas kesampaian sist...
      Karena Merbabu salah satu gunung yg paling indah di sepanjang jalur pendakiannya...

      Delete
  50. Min kira2 untuk perbekalan air bawa berapa banyak yah, klo untuk 5 orang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut ilmu baku yg saya terima waktu diklat dulu, untuk manajemen air sebuah perjalanan camping, dibutuhkan air sebanyak 4 liter perhari perorang.
      Jadi jika suatu pendakian gunung yg selama perjalanan tidak tersedia mata air maka persediaan air sepenuhnya dibawa dari titik awal pendakian...
      Kalau estimasi pendakian selama 2 hari untuk 5 orang personel, maka dibutuhkan air sebanyak:
      4liter x 2hari x 5orang = 40liter.

      Atau lebih mudahnya kita harus membawa kurang lebih 5 botol air mineral setiap keril masing2....

      Itu kalau itung2an menajeman air sesuai prosedur. Tapi biasanya para pendaki memangkas keperluan air, seperti membawa logistik siap makan seperti roti, nasi bungkus, dll. Yg bisa mengurangi kebutuhan air, jadi membawa air hanya untuk minum saja dan memasak seperlunya...

      Sekali lagi, membawa persediaan air yg cukup atau lebih jauh lebih baik dari pada mebawa iar sedikit karena alasan menambah berat barang bawaan. Karrna di gunung segala sesuatu bisa saja terjadi...
      Semoga bermanfaat...

      Delete
    2. Terima Kasih min atas jawabannya dan semoga membantu..

      Delete
  51. assalamualaikum mas ahmad.
    perkenalkan saya dika mas.

    Saya tertarik untuk mendaki gunung merbabu sendirian hanya saja saya seorang pemula mas.

    Kira2 rute mana ya yang cocok buat saya dan bagaimana cara saya agak tidak tersesat ?

    Mohon bantuannya mas. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumsalam... salam kenal juga bro Dika...

      Kalau untuk jalur mana yg cocok semua jalur cocok dan tidak menyesatkan karena jalurnya jelas dan sudah agak lebar...
      Hanya saja untuk jalur Selo agak sedikit membingungkan jika mendaki lewat jalur lain tetapi turun via Selo, jadi diusahakan kalau mau turun via Selo harus naiknya dari Selo juga, atau bisa gabung pendaki lain jika mau turun via Selo, karena dulu saya pernah naik via Cuntel turun via Selo di pos 2 (kalo gak salah) saya ambil jalur air yg berujung ditepi jurang, disitu saya tersesat dan harus potong kompas. Dan akhirnya turun di daerah sekitar 4km sebelah barat dari Selo. Tapi itu kejadiannya tahun 2006, untuk sekarang jalurnya sudah lebih jelas...

      Kalau ditanya jalur mana yg pas untuk solo treking, mending pilih jalur Selo, karena mudah di jangkau angkutan umum dan jalur paling favorit jadi insya' Allah dijalur banyak bertemu pendaki lain...
      Mungkin ini saja yg saya tau, semoga membantu bro Dika...
      Selamat bertualang...

      Delete
  52. 17 agustus ada yg ke merbabu tidak #nyaribarengan

    ReplyDelete
  53. assalamualaikum,min minta kalo dari jakarta naik kereta,enaknya turun dimana min,thx you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikum salam...
      Kalau naik kereta lebih baik turun di stasiun Poncol, Semarang.
      Karena aksesnya lebih mudah...

      Delete
  54. isya allah ane tgl 5 agustus berangkat merbabu,via selo dari jakarta ane cuma berdua,yg mau bareng monggo WA : 081296644166 thx you

    ReplyDelete
  55. Misi ganagan.ane tgl 13 agustus nih dari ps.senen.
    Minta contact charter mobil dr stasiun dong yang punya thankss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba mas hub nomor ini: 85727189769
      Atau pin bb: 5c876147

      Tapi biasanya dari stasiun naik bus dulu menuju Boyolali baru dari sana carter coz kalo kalo dari stasiun sudah carter biayanya sangat tinggi...
      Semoga membantu...

      Delete
  56. Ada yg mau ke merbabu bulan oktober bisa wa/sms
    08561311144

    ReplyDelete
  57. 1okt 16, q mau ke merbabu, bareng yuk.

    ReplyDelete
  58. Ada yang mau naik Merbabu tanggal 24 September?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bareng aja yuk bang 27 september ?
      kalo mau hub 085742096392

      Delete
  59. adakah yang mau ke merbabu 27 september ?
    kalo ada, mungkin bisa bareng kita ? :)

    ReplyDelete
  60. @ari bareng aja yuk bang 27 september ?
    kalo mau hub 085742096392

    ReplyDelete
  61. Beberapa bulan lalu gua berangkat ke Merbabu via wekas. Enak banyak air tapi treknya nanjak terus. Gua nulis kisahnya di: http://goo.gl/BOH8nV siapa tau ada yg mau mampir ;D

    ReplyDelete
  62. Min boleh tanya dong,?! Ane bsok sabtu 29 oktober 2016 ini insya'Allah pngen muncak merbabu,, kira2 rame gk dan gmna keadaan cuacanya dipuncak kira2?!.. Tq min..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk weekend biasanya rame, tapi masih dalam kategori kondusif...
      Untuk cuaca, insya' Allah masih aman, tifak terlalu ekstrim, tapi tetap persiapkan perlengkapan antisipasi hujan..

      Selamat bertualang bro...
      Soga perjalanannya berkesan dan menyenangkan...

      Delete
  63. Ada yang rencana ke Merbabu tanggal 16 November 2016 gak ya? jika ada gabung yuk... WA 081348802388.

    ReplyDelete
  64. OKeee Mencoba browsing mencari Info Paket Backpacker Karimunjawa yang menyediakan Paket Wisata Karimunjawa Murah dan mau nyari barang-barang funiture HD Furniture Jepara

    ReplyDelete
  65. halo gan, salam kenal

    mau tanya dong gan, untuk simaksinya apakah memang bisa bayar ditempat langsung? atau ataurannya sudah berubah ya? soalnya ini untuk pertama kalinya aku dan pasangan mau ndaki merbabu, jadi belum begitu paham mengenai simaksi merbabu bagaimana.

    kami rencana ndaki itu tgl 9 dec 2016.

    terimakasih gan sebelumnya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk gunung-gunung di Jawa Tengah rata-rata peraturannya tidak terlalu ketat, alias gak oerlu booking dulu, tinggal dateng dengan kesiapan fisik, mental dan perlengkapan, urus tiket masuk + isi data diri, dan segera mendaki...

      Delete
  66. Kalau mendaki malam hari gimana min? Apa buka basecamp nya. Untuk pendaftaran.

    ReplyDelete
  67. Malam siang pengalaman saya boleh, hanya harus waspada terhadap persimpangan jalan, walau jalur sudah sagat jelas tapi tetap waspada, baik pendakian merapi merbabu. Yang jadi masalah adalah transportasi dari terminal boyolali, solo, jogja, semarang untuk Menuju pos yang jarang di temukan, sekedar saran saja hubungi no ini +6281220464906 namanya mas SELAMET, panggil saja mas selamet, kalau gak ada pulsa bisa WA, pengalaman saya waktu mendaki 2014-2015 beliau membalas WA walau hanya sekedar bertanya, yang jelas perkenalkan diri saja, orangnnya super duper baik, biasalah pendaki sejati kenyang asam garam didikan alam.

    ReplyDelete
  68. bulan ini di meerbabu musim hΕ«jan jga ga ya?

    trs pas mendaki puncak carrier ga dibawa ya???

    ReplyDelete
  69. Min, kalo dari stasiun Jebres (Solo) untuk ke bascam menggunakan transportasi apa ya min.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naik bus saja bro, jurusan Solo Semarang...
      turun di Boyolali...

      Delete
  70. Akhir januari apakah bagus buat ke merbabu kah mas ahmad panjali? Bisakah tik tok. Klo tiktok idealnya berangkat jm brap . turun jm brap. Mksh jawabanx .Kalau ada yang mau bareng bs sms ke 081575027868.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akhir Januari oke2 aja, walau masih tergolong musim penghujan...
      untuk mengantisipasinya bawa perlengkapan hujan...

      Kalau mau tiktok sebaiknyabke Merapi saja mbak, lebih rekomended untuk tiktok...
      kalo Merbabu agak susah dan membutuhkan fisik yg prima coz jarak tempuhnya lebih lama...
      semoga membantu... mksh...

      Delete
  71. Mim kira kira awal maret lebih tepatnya tanggal 6 Maret, cuacanya udah kondusif belom ya min?
    Terus jarak tempuhnya via selo berapa jam min?
    Makasih min.

    Nyari barengan, line: @thogembel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk cuaca saya tidak bisa mastiin karena cuaca skrg susah diprediksi...
      Tapi kira2 untuk bulan maret Insya'Allah cuaca sudah bersahabat...
      jarak tempuh standar sekitar 8 jam, tapi tergantung kondisi fisik dan barang bawaan masing2...

      Delete
  72. Mas lebih enak dri jakarta turun di solo jebres atau di smarang tawang klo mau ke jalur selo????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut analisa saya pribadi:
      Dilihat dari jarak tempuh dan waktu, turun di Semarang jauh lebih efesien.
      Karena jika turun di Solo otomatis dari Jakarta perjalanan mbablas ke timur (Solo) terus balik lagi ke barat (Selo).

      Untuk frekuensi kereta jalur utara juga lebih banyak pilihannya jika kita turun di Semarang...

      Tapi kalau dilihat dari perjalanan dari stasiun ke Boyolali (Selo) turun di Solo jarak tempuhnya lebih dekat dari pada turun di Semarang.

      Semua tergantung pada pilihannya masing2...
      Semoga membantu...

      Delete
  73. Blognya bagus mas informasinya jelas. Mas mau nanya pas mau naik merbabu lewat selo perlu regist di polsek selo ngga ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya untuk suatu kegiatan pendakian gunung yang tentunya mengundang bnyk resiko, perlu melapor ke pihak2 yg terkait...
      jaman mapala dulu, setiap pengembaraan surat2 perizinannya harus lengkap, mulai dari kampus, kepolisian hingga pihak yg terkait di lokasi awal pendakian...
      tapi akhir2 ini, kegiatan pendakian gunung sudah lumrah dan sudah menjadi kegiatan wisata biasa...
      jadi gak perlu registrasi, langsung saja ke basecamp pendakian dan registrasinya disana...
      Mungkin itu saja yg saya tau, semoga membantu...

      Delete
  74. Blognya bermanfaat bgt mas. Ini saya mau nanya, kira" bulan apa ya yg cocok utk (pemula) mendaki ke merbabu via selo ini...?
    Kalau pertengahan mei, cocok tidak..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bulan yang tepat untuk mendaki Merbabu adalah antara bulan April sampai Agustus.
      tapi menurut saya yang paling pas adalah bulan april sampai mei, karena cuaca sangat tepat untuk mendaki gunung2 gersang, karena selain cuaca cerah juga sesekali masih turun hujan, jadi trek tidak berdebu...
      kalo udah bulan mei kesana cuaca cenderung kering...

      Delete
  75. Thanks infonya gan. Mau nanya nih gan, punya contact person carteran dari solo/semarang ke basecamp selo gak ya? Mohon infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diatas sudah pernah saya share nomor kontak carter mobil, monggo dibaca lagi komentar2 diatas...

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  76. maaf min mau nanya, kalo dari stasiun jebres ke basecamp selo naik bis apa ya? sama biaya dan waktunya min.
    rencana saya 31 maret - 4 april mau ke sana yg mau bareng bisa line saya aja id line : fauzanrefidafa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diatas sudah saya jelaskan, monggo disimak komentar2 tanya jawab diatas...
      untuk waktu mungkin sekitar 1,5jam tergantung kelancaran arus lalulintas... mksh...

      Delete
  77. Kalau Februari sarannya mending nanjak apa enggak kak. Kalo melihat situasi cuaca

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebaiknya dipending dulu, karena siklus cuaca skrng cenderung mundur...
      Yg kata orang2 januari artinya hujan sehari2 skrg justru bulan februari yg intensitas hujannya paling tinggi...
      waktu yg pas buat mendaki paling rekomendasi adalah awal april...

      Delete
  78. Awal Maret kira2 gimana kak 😁

    ReplyDelete
  79. Min, saya rencana mau ke Merbabu saat ultah saya yang ke-17, nah berarti saya belum punya ktp :D , untuk KTP bisa diganti Kartu Pelajar atau bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk perizinan, di gunung Merbabu ini tidak terlalu ketat seperti mengurus simaksi pada gunung Gede atau gunung Semeru atau gunung2 lainnya yg sudah dikelola secara profesional...
      jadi untuk kartu identitas bisa menggunakan ktp, sim, kta atau kartu pelajar. Itupun hanya ketua kelompok saja yg diwajibkan meninggalkan kartu identitasnya...

      Tapi walaupun demikian, kita harus tetap mematuhi peraturan yg ada dan tetap melakukan persiapan yang matang...

      Semoga membantu...

      Delete
  80. Untuk pergi ke gunung merbabu kira2 logistik bawa apa aja dan air beras bw berapa bnyk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk terlengkapan apa saja yg harus dibawa, diatas sudah saya cantumkan link-nya tepat dibawah artikel ini...
      Ceklist terlengkapan mendaki gunung.

      Untuk persediaan air, sepenuhnya dibawa dari basecamp, dengan asumsi 4liter/hari/orang.
      tinggal dihitung sendiri berapa orang dan berapa lama perjalanan mendaki...
      semoga membantu, makasih...

      Delete
  81. Ada yg mau bareng ke Merbabu tgl 2 Juli dr Jakarta ber4,wa 089527598545

    ReplyDelete
  82. Ada yg mau bareng ke Merbabu tgl 2 Juli dr Jakarta ber4,wa 089527598545

    ReplyDelete
  83. aduh nuhun pisan infona malum pemula mau nyoba nih

    ReplyDelete
  84. Yang gaboleh sampe ketinggalan kalo mendaki merbabu apa ya min?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang gak boleh sampai ketinggalan saat mendaki Merbabu adalah:

      1. Fisik yg prima
      Jadi beberapa minggu (minimal dua minggu sebelum hari H) kita harus rutin belorahlaga, minimal lari setiap 2 hari sekali.

      2. Logistik yang cukup (termasuk perlengkapan memasak)
      Membawa air dari basecamp harus lebih banyak dari standar, untuk berjaga-jaga hal-hal yang tidak kita inginkan.
      Minimal 4liter x jumlah orang x jumlah hari.
      Jangan lupa sayur dan daging untuk asupan gizi yang cukup.

      3. Perlengkapan yang safety
      Minimal membawa 3 baju ganti, baju lapangan, baju hangat untuk tidur terbasuk sb dan baju kota. (Berikut setelannya)

      4. Mengurus perizinan.
      Cantumkan data diri yang lengkap, ikuti standar prosedur dan peraturan di masing-masing basecamp. Jika memang jalur ditutup jangan menerobos masuk, mending cari alternatif ke gunung lain yang jalurnya dibuka.

      5. Ini yang terpenting dan gak boleh sampai ketinggalan saat mendaki gunung Merbabu atau gunung-gunung lain, yaitu berdo'a.
      Ya kemanapun kita akan melangkah, jadikan do'a sebagai pegangan dan penyemangat kita.

      Mungkin itu saja yang bisa saya jelaskan tentang apa-apa saja yang gak boleh ketinggalan saat mendaki gunung. Semoga bermanfaat...

      Salam lestari dari saya,

      Delete
  85. dinginan mana y merbabu sama lawu mas... kemaren ke lawu pertama kali kedinginan takutnya ini ke merbabu lebih dingin kan gawat XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut pengalaman saya pribadi, lebih dingin Lawu...
      kalo Lawu di pos 2 saja, kawan saya ada yang hampir hipo...
      tapi itu tergantung cuaca dan kondisi tubuh si Pendaki...
      Jadi jangan menyepelekan semua tipe gunung, yang terpenting jaga kondisi tubuh agar fit selama perjalanan, membawa perlengkapan yang safety dan pilih waktu pendakian pada bulan2 dengan cuaca yang bersahabat... :)

      Delete
    2. wah makasih mas infonya... hihi iya dulu lawu juga cuman sampe pos 3 udah kedinginan + ga bikin tenda cuman sleeping bed wkwkwk

      Delete
  86. Min saya mau nnya kalo dari basecamp merapi ke jogja transportasinya brpa duit ya kira2?makasih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naik bus ke Magelang trs disambung ke Jogja...
      kalau tarif saya kurang tau, coz biasanya saya pakai motor...
      mungkin sktr 15rb-an.

      Delete
  87. Ada yang mau naek Merbabu tanggal 16 gak biar 17 di atas . Nyari barengan kang . Kita cuma berdua . Ni nomor saya 085819865446

    ReplyDelete
  88. Perkiraan waktu,dr basecamp -puncak berapa jam mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dikomentar2 diatas sudah saya jelaskan brother, silahkan baca ulang...

      Delete
  89. Mas ahmad pajali boleh bertanya?apakah nyaman naik merbabu pakai sepatu yang bobotnya 2 kilogram?seprti consina atau rei?atau ada masukan?terima kasih..

    ReplyDelete
  90. Saya naik turun insya allah via selo dengan keril 60L..dan belum terbiasa dengan sepatu yg bobot 2 kg itu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya pribadi, barang bawaan atau perlengakapn pribadi disesuaikan dengan kondisi fisik...

      Kalo merasa ragu, sebaiknya pakai sepatu yg lebih ringan dan nyaman dipakai...

      Untuk merbabu via Selo jalurnya cenderung tanah bukan tebing atau bebatuan, berbeda jika lewat jalur utara...
      Jadi memakai sepatu sport yg lebih ringan masih termasuk safety... asal sol sepatunya yg bergerigi jangan yg halus...

      Delete
  91. Bang Ahmad,
    Kami ada rencana mendaki Merbabu kebetulan hanya berdua saja,apakah sebaiknya gunakan porter sebagai guidance agar tidak tersesat dijalur pendakian?Mgk kalau berkelompok lebih safety tanpa guide,utk jalur trekkingnya Merbabu via celo cocok untuk pendaki pemula kah spt saya bang?Kalo dari blog abang buka tenda di POS 5,disana tanah lapang apa tidak bahaya jika ada badai bang?
    Trims sbelumnya.Salam rimba

    Antoni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa menggunakan guide, bisa juga tidak...
      Tapi jika alasannya takut tersesat sebaiknya mendaki di weekend saja agar jalurnya ramai...
      Jadi berdua atau berkelompok, menggunakan guide hanyalah options saja...

      Buka tenda gak harus di pos 5, sesuaikan dengan keadaan fisik, kebutuhan, prioritas dan cuaca.
      Jangan memaksakan harus di pos 5.
      Saya camp di pos 5 karena prioritas saya agar lebih dekat dengan puncak dan mudah mengejar sunrise, dan waktu itu juga cuaca sangat bersahabat...

      Delete
  92. Bang Ahmad,
    Kalau naik mobil sendiri ke basekemp apakah jalannya luas dan bagus? Apakah parkiran mobil tersedia di basekemp? Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jalan lumayan bagus bisa buat papasan mobil...
      Kalo parkir ada cuma kalo pas long weekend parkir agak susah, bnyk dipinggir2 jalan...

      Delete
  93. 4x lewat jalur ini, tetap g bosan....mudah"an untuk yang kelima kalinya bisa nanjak bareng si kecil

    ReplyDelete
  94. Kami menjual product-product Rei Original, detailnya cek di Web Resmi kami : https://outdoorgearstore.id
    Terima kasih

    ReplyDelete

recent posts